RAJA AMPAT-PAPUA-INDONESIA


wah…Judulnya saja sudah bikin penasaran yah???🙂

Pastinya….Anda semua sudah banyak kali mendengar tentang Raja Ampat kan?
Tapi ada juga yang cuma bisa menjadi pendengar (maaf yah, belum beruntung) tapi saya pernah baca di blog teman yang Judulnya “Jangan Mati Sebelum Ke Raja Ampat”… Wow!!! Sangar bingittt….hehehe
Tenang saja bro sist…
Kalo memang belum beruntung mendatangi tempatnya langsung (Kudu nabung dari sekarang :p) Ente bisa lihat di media TV, dan Internet…bisa juga di media Handphone teman Ente😛 (yang pernah ke Raja Ampat) hehehe…

Berhubung nieh bulan Agustus bakal ada acara nasional nan meriah disana…(Sail Raja Ampat) yang dihadiri Presiden dan sejumlah pejabat tinggi negara kita ini serta banyak tamu asing dari berbagai manca negara… (Wihh kita kalah dong sama orang asing, letaknya di negara kita tapi cuma bisa dengar doang….hahaha yang sabar😀 )
Nah, karena itulah Saya jadi pengen bahas mengenai Raja Ampat dan keindahannya…
Kebetulan tempat tinggal saya berada di daerah transit sebelum menuju ke Raja Ampat jadi saya agak sedikit banyak tahu tentang Raja Ampat…dan lagi nieh… hihi…saya sudah berulang kali pergi kesana (pamerrrr😛 )

Ok…
Saya bocorin nieh tentang Raja Ampat…
Sejarahnya dan sedikit bocoran juga tentang Sail disana.

Next

Raja Ampat atau ‘Empat Raja’ adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau ini. Sebuah nama yang berasal dari mitos lokal. Empat pulau utama yang dimaksud itu adalah Waigeo, Salawati, Batanta, Misool yang merupakan penghasil lukisan batu kuno.
Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai.
Kabupaten ini memiliki 610 pulau. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.
Keindahan-kepulauan-raja-ampat-wallpapers

Berdasarkan sejarah, di Kepulauan Raja Ampat terdapat empat kerajaan tradisional, masing-masing adalah kerajaan Waigeo, dengan pusat kekuasaannya di Wewayai, pulau Waigeo; kerajaan Salawati, dengan pusat kekuasaan di Samate, pulau Salawati Utara; kerajaan Sailolof dengan pusat kekuasaan di Sailolof, pulau Salawati Selatan, dan kerajaan Misol, dengan pusat kekuasaan di Lilinta, pulau Misol.

Penguasa Kerajaan Lilinta/Misol (sejak abad ke-16 bawahan kerajaan Bacan):

Abd al-Majid {1872-1904)
Jamal ad-Din (1904-1945)
Bahar ad-Din Dekamboe (1945 – )

Penguasa Kerajaan Waigama (sejak abad ke-16 bawahan kerajaan Bacan):

Abd ar-Rahman (1872-1891)
Hasan (1891/1900-1916)
Syams ad-Din Tafalas (1916-1953)

Penguasa Kerajaan Salawati (sejak abad ke-16 bawahan Kesultanan Ternate):

Abd al-Kasim (1873-1890)
Muhammad Amin (1900-1918)
Bahar ad-Din Arfan (1918-1935)
Abu’l-Kasim Arfan (1935-?)

Penguasa Kerajaan Waigeo (sejak abad ke-16 bawahan Kesultanan Ternate):

Gandżun (1900-1918)
Nah…itulah mengapa disebut Raja Ampat (Empat Raja).

Pulau Raja Ampat merupakan fenomena alam yang menawan dengan keanekaragaman hayati yang melimpah. Ada 1.320 spesies ikan di Raja Ampat; 75% seluruh spesies karang yang ada di dunia; 10 kali lipat jumlah spesies karang yang ditemukan di seluruh Karibia; terdapat 600 spesies karang yang tercatat; 5 spesies penyu laut langka; 57 spesies udang mantis; 13 spesies mamalia laut; dan 27 spesies ikan yang hanya dapat Anda ditemui di wilayah ini.

Reef Scenic w/ Diver - MRReef Scenic w/ Tubastrea (Cup) Coralsbunaken32grand-cayman_9_500x3301rangiroa-lagoon-513714-swRocktail-Bay1Menakjubkan…beberapa foto yang di atas diambil dari badan pengelola laut yang berada di Raja Ampat. Jadi semuanya asli alias tidak pake edit-editan…
Semua yang terlihat digambar, sama persis seperti yang akan Ente temui disana…itu karena kinerja pemerintah setempat yang bekerja keras untuk melestarikan kekayaan yang kita miliki juga dukungan warga yang sangat menghargai usaha pemerintah serta membantu dalam menjaga dan melestarikannya🙂

Dan gambar berikut dibawah ini adalah salah satu pengalaman luar biasa yang paling diminati….

berenang bersama Pari Manta

Luar biasa bukan???!!!
Pasti sudah pada pengen nieh buat datangi surga yang kita miliki di negeri teercinta ini…

Buat para pecinta Sunset….tenang, ada begitu banyak momen sunset yang bisa kalian dapatkan juga disini, bukan sekedar matahari bulat atau setengah bulat di ufuk timur namun suasana sunset yang begitu luar biasa (yang menurut pengalaman saya sendiri, bahkan pujangga sehebat apapun takkan mampu melukiskannya dengan kata-kata) .

sunset-in-one-bay-of-raja-ampatimg_20121101081213_5091cc6ddeab3Manswar-Island1 Demikian ulasan singkat saya mengenai keeksotisan wilayah timur Indonesia yang satu ini.

Berikutnya saya akan membahas keunikan masing-masing pulau besar yang terdapat di Raja Ampat….dan juga kabar mengenai berlangsungnya Acara Sail disana🙂

Up date terus yah🙂

(Jangan lupa nabung😀 )

Jalan-jalan ke Raja Ampat yuk!!


Anda pastinya telah banyak mendengar soal Raja Ampat dan keindahannya bukan?! Dan itu pastinya juga membuat Anda semakin penasaran untuk melihat dan merasakannya sendiri, benar?! Saya disini tidak akan memperlihatkan Anda keindahan seperti apa yang bisa Anda nikmati disana, tapi saya akan membantu Anda menemukan cara yang tepat untuk sampai kesana🙂

Raja Ampat berada di ujung barat Pulau Irian atau sekarang Papua…
Berada dalam wilayah Regional Provinsi Papua Barat.

Jika Anda ingin mengunjungi Raja Ampat, Anda harus singgah terlebih dahulu di Sorong, setelah itu Anda bisa menggunakan jasa kapal laut untuk menyeberang ke Raja Ampat.
Apabila Anda harus melakukan perjalanan ke Raja Ampat keesokan harinya…di Sorong terdapat beberapa Akomodasi yang bisa Anda gunakan.
Diantaranya :

– JE Meridien Hotel (Sangat dekat ke bandara, berada tepat di depan lokasi bandara)
Meridien
– The Royal Mamberamo hotel (Butuh kurang lebih 15menit perjalanan)

Royal Mamberamo Hotel
– The Marina Mamberamo Hotel (Lokasi berada dekat dengan laut)

Marina Mamberamo
– Waigo Hotel (Lokasi dekat dengan laut)

waigo
– Mariat Hotel (Lokasi berada di pusat kota dan dengan pusat perbelanjaan)

Hotel Mariat Sorong

– Belagri Hotel, Lovensia Hotel, Paparissa Manise Hotel dan masih banyak yang lainnya.

Jika Anda harus melakukan perjalanan ke Raja Ampat pada hari yang sama, Anda bisa langsung saja menuju ke pelabuhan Feri, dimana terdapat beberapa kapal yang akan mengantarkan Anda. Biasanya waktu yang ditempuh selama perjalanan ke Raja Ampat adalah sekitar 2jam jika Anda menggunakan Kapal Marina Express atau 4jam dengan Kapal Ave Maria dan sejenisnya. Anda harus mengeluarkan ongkos sebesar Rp.150.000,-/orang.

Ada beberapa Akomodasi yang tersedia di Raja Ampat dengan layanan antar jemput, Anda cukup mengurusi perjalanan Anda sampai tiba di Waisai (Ibu Kota Kabupaten) dan seterusnya tergantung pilihan Akomodasi Anda.

Beberapa Akomodasi yang tersedia :

– Raja Ampat Doberai Eco Resort

Doberai Eco Resort Raja Ampat

– Hamueco Raja Ampat Resort

Hamueco Raja Ampat Resort

– Maras Risen Hotel

Hotel Maras Risen Raja Ampat

– Papua Explorers Resort, Raja Ampat

Papua Explorers Resort Raja Ampat

Dan tentunya masih banyak  lagi…
Jika Anda ingin memesan, silahkan klik di mesin pencarian untuk menemukan beberapa. Tapi jika Anda merasa itu sedikit repot dan membingungkan, Anda dapat menghubungi saya.

Semua yang ingin Anda lihat, yang ingin Anda rasakan pastinya Anda dapatkan disini.
Mungkin selama ini Anda cuma bisa mendengarkan dari orang-orang disekitar Anda, atau membaca dan melihatnya di internet dan sebagainya…
Kenapa Anda tidak memulai petualangan Anda sendiri, dengan mengunjungi surga bawah laut yang kita milliki di Raja Ampat???

Jika Anda masih bingung bagaimana caranya mendapatkan Akomodasi yang tepat…Anda bisa menghubungi saya di Hp: 085796282510, Pin BB : 298435cb dan email : yullienagnes@yahoo.com
Saya akan membantu Anda menemukan Akomodasi yang tepat dan membuat perjalanan Anda jadi lebih mudah dan menyenangkan.🙂

Selamat berpetualang in our Paradise of Raja Ampat🙂

Soto Padang


Bahan :

  • 500 gr daging sapi
  • 2 liter air
  • 2 btg sereh memarkan
  • 3 lbr daun jeruk
  • Minyak goreng
  • Bumbu dihaluskan :
  • 3 ons lengkuas memarkan kemudian rebus dengan 200 ml air, buang ampasnya
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 12 btir merica bulat

Pelengkap :

  • 100 soun, rendam air panas, tiriskan
  • 2 butir telur, rebus, kupas
  • 1 buah tomat, iris
  • 2 btg daun bawang, iris halus
  • Keripik kentang
  • Perkedel kentang
  • Bawang goreng

Cara mengolah :

rebus air hingga mendidih, masukkan daging bersama dengan serai, daun jeruk, dan garam secukupnya. Setelah matang dan empuk. Angkat dagingnya. Potong tipis dan goreng hingga kering. Angkat dan sisihkan
panaskan 2 sdm minyak goreng. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai beraroma harum. Angkat masukkan ke dalam rebusan / kaldu daging, tambahkan sari lengkuas, masak dengan api sedang sampai bumbu meresap kurang lebih 5 menit
setelah matang tuang ke dalam mangkuk saji. atur gorengan daging, soun, telur dan irisan tomat kemudian siram dengan kuah soto
taburi dengan bawang goreng dan bahan pelengkap lainnya
sajikan selagi hangat.

sotopadang

Sala Lauak


Bahan :

  • 100 gr tepung beras, sisihkan 2 sdm
  • 500 ml air
  • 150 gr fillet ikan kakap, potong dadu
  • 2 lbr daun kunyit muda iris halus
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu dihaluskan :

  • 7 buah cabai merah
  • 5 butir bawang merah
  • 1 ruas kunyit
  • ¼ ruas jahe
  • ¼ ruas lengkuas
  • 1 sdt garam

Cara mengolah :

larutkan tepung beras dengan air. Masak diatas api kecil sambil terus diaduk hingga matang. Angkat dan diamkan hingga dingin
campur bubur tepung dengan bumbu yang dihaluskan. Tambahkan ikan kakap dan irisan daun kunyit. Masukkan sisa tepung beras, aduk rata.
buat adonan menjadi bentuk bola – bola. Goreng dalam minyak panas hingga kering. Angkat dan tiriskan

Sala Lauak

 

PINDANG PALEMBANG


Bahan :

  • 500 gr iga sapi
  • 4 buah wortel
  • 2 buah tomat dipotong
  • 6 butir bawang merah iris halus
  • 3 siung bawang putih iris halus
  • Cabai rawit secukupnya
  • Sekerat kunyit, memarkan
  • Sekerat lengkuas memarkan
  • Selembar daun kunyit
  • 2 btg serai memarkan
  • 3 buah cabai hijau belah dua
  • 1500 ml air kaldu
  • Kecap manis
  • Air asam
  • Gula pasir
  • 1 sendok teh bubuk merica
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis
  • 1 sdt garam

Cara memasak :

iga sapi dipotong-potong, rebus hingga lunak. Tumis bumbu yang telah diiris halus hingga harum. Tambahkan cabai rawit, tomat, kunyit, jahe, lengkuas, serai, daun kunyit, cabai hijau dan iga sapi yang sudah matang, teruskan menumis sebentar. Masukkan kaldu, tambahkan wortel, bumbui dengan kecap manis, air asam, gula pasir, garam, merica, teruskan memasak hingga matang.
sajikan dengan taburan bawang goreng.

pindang-palembang

BURGO


Bahan:

  • 250 gr tepung beras
  • 50 gr tepug sagu
  • 1 sdm kapur sirih
  • 250 ml air mendidih
  • 500 ml air biasa
  • garam secukupnya
  • 500 ml santan
  • 250 gr ikan gabus, direbus, disuwir halus
  • 3 lembar daun salam
  • bawang goreng secukupnya

Haluskan:

  • 1/2 sdm ketumbar
  • 2 sdm lengkuas
  • 2 sdm kencur
  • 1 sdm irisan bawang putih
  • 1/2 sdm garam
  • 50 gr kelapa parut

Cara Membuat :

  • Seduh sebagian tepung beras dengan 250 ml air mendidih. Aduk merata. Tambahkan sisa tepung beras sedikit demi sedikit, lalu sagu, garam, dan air kapur sirih serta air biasa. Aduk hingga menjadi adonan
  • Buat dadar tipis-tipis dari adonan tadi, angkat lalu digulung. Potong-potong, sisihkan
  • Rebus bumbu yang telah dihaluskan dengan santan bersama daun salam.
  • Masukkan daging ikan yang sudah disuwir halus. Setelah mendidih, angkat
  • Hidangkan burgo dengan potongan dadar, lalu disiram dengan kuah ikan. Taburi bawang goreng. untuk 5 porsi.

Nb: kalo diliat pas lagi bikin adonan kayak bikin kue nastar banget, tipsnya tepung beras jangan langsung dimasukin semua tapi sedikit demi sedikit biar adonannya pas.

Burgo

MIE SIRAM MEDAN


Bahan :

  • 350 gr mi basah, seduh air panas, tiriskan
  • 150 gr tauge, buang akarnya, seduh sebentar dengan air panas tiriskan
  • 2 butir telur rebus, iris bulat tipis
  • 2 btg daun bawang iris tipis
  • 2 btg daun bawang, iris tipis
  • 2 btg seledri iris kasar
  • 250 gr daging ayam fillet
  • 2 sdm minyak goreng untuk menumis
  • Bumbu dihaluskan
  • 4 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 200 gr udang, sisakan ekornya
  • 1 liter kaldu ayam, didihkan
  • ½ sdt bubuk lada
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • ¼ butir pala memarkan
  • 1 sdm ebi sangrai, haluskan
  • Garam secukupnya
  • 1 sdm maizena, cairkan

Pelengkap :

  • Krupuk merah
  • Bawang goreng secukupnya

Cara mengolah :

kuah : panaskan minyak goreng. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, masukkan udang aduk sampai udang kemerahan. Angkat lalu tuang ke dalam kaldu yang sedang mendidih.
tambahkan bubuk lada, jahe, pala, ebi halus, dan garam secukupnya. Aduk. Kecilkan apinya. Masak 5 menit hingga bumbu meresap. Kentalkan dengan larutan maizena.
cara penyajian : siapkan mangkuk saji, atur mie, taoge, daging ayam, telur rebus, daun bawang dan seledri. Siram dengan kuahny. Beri pelengkap kerupuk merah dan taburkan bawang goreng.

mie siram medan